Jembatan Suramadu adalah jembatan terpanjang di Indonesia saat ini, yang menjadikannya salah satu ikon Indonesia. Dengan panjang 5.438 m, lebar 30m, tinggi 146m, jembatan ini menghubungkan pulau Jawa(Surabaya) dan pulau Madura(Bangkalan)..






Rancangan gerbang Suramadu


Selasa, 09 Juni 2009
Indonesia jg bs ternyata ...
catatan :
Taufiq
:
21.52.00
0
komentar
label:
kilasan
Rabu, 04 Juni 2008
Calon Gedung tertinggi didunia "Burj Dubai"
Tinggi : 818 m
Pembangunan : 2004-2009
Biaya : $4,100,000,000
Jumlah lantai : 164
Gedung tertinggi lainnya:
Taipei 101, Taipei, Taiwan 509 m 101 lantai
Petronas Tower, Kuala Lumpur, Malaysia 452 m 88 lanatai
Sears Tower, Chicago, USA 442 m 110 lanatai
Jin Mao Building, Shanghai, China 421 m 88 lanatai
Two International Finance Centre, Hong Kong, China 415 m 88 lanatai
Citic Plaza, Guangzhou, China 391 m 80 lanatai
Shun Hing Square, Shenzhen, China 384 m 69 lanatai
Empire State Building, New York, USA 381 m 102 lanatai
Central Plaza, Hong Kong, China 374 m 78 lanatai
Bank of China, Hong Kong, China 367 m 70 lanatai
Taipei 101
Petronas Tower
Sears Tower
Jin Mao Building
Two International Finance Centre
Shun Hing Square
Empire State Building
catatan :
Taufiq
:
13.54.00
0
komentar
label:
kilasan
Tembok/benteng terpanjang didunia "Great Wall"
Panjang : 6.4000 km
Tinggi : 8 m



catatan :
Taufiq
:
13.43.00
0
komentar
label:
kilasan
Foto Jembatan terpanjang didunia "Hangzhou" 2008
catatan :
Taufiq
:
13.11.00
0
komentar
label:
kilasan
Senin, 04 Februari 2008
Selamat jalan Bapak Guru Bangsa…
Mungkin agak terlambat jika baru kali ini mengucapkan turut berduka cita serta belasungkawa atas pulangnya kerahmatuLLah Bapak presiden kedua kita bangsa Indonesia Bpk H.M.Suharto, tetapi kata orang lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, lagi pula hampir tidak ada habisnya kalau kita membicarakan Bapak yang satu ini.Memang benar mungkin saja menurut sebagian orang Pak Harto telah banyak berbuat dosa, banyak kesalahan ataupun pelanggaran yang dilakukan beliau pada bangsa Indonesia, tetapi juga tidak dapat kita pungkiri bahwa tidak sedikit jasa-jasa yang ditinggalkan oleh beliau, banyak kemajuan bangsa Indonesia yang diperoleh sewaktu beliau memimpin negeri ini selama 32 thn, sampai-sampai julukan bapak pembangunan melekat pada diri beliau. Pak Harto juga berhasil menghantarkan Indonesia nenyandang predikat suwasembada pangan dan negara pengekspor beras terbesar didunia pada era tahun delapan puluhan, sungguh prestasi yang cukup membanggakan saat itu.
Sosok guru bangsa satu ini memang sangatlah unik. Disaat ahir kekuasaannya banyak orang yang menghujat dan menuntut agar beliau mundur karena dinilai sudah tidak pantas memimpin negeri ini, bahkan orang2 dekatnya pun yang bertahun-tahun setia, saat itu mulai berpaling menghianatinya. Tetapi setelah beliau pergi untuk selama-lamanya, banyak sekali orang yang sedih seakan tak mampu dan tak rela melepas kepergiannya, sampai-sampai negara dinyatakan berkabung untuk satu minggu. Bendera setengah tiang tanda berduka dikibarkan diseluruh pelosok tanah air oleh masyarakat secara spontan tanpa ada aba-aba atau perintah dari siapapun. Hal ini menunjukkan walau bagaimanapun sosok Pak Harto tetaplah melekat dihati rakyat, tetap dicintai dan dihormati meskipun tidak akan pernah kembali. Kecintaan rakyat Indonesia pada sosok pemimpin terlama di Asia itu juga terlihat pada saat ahir-ahir ini banyak benda-benda yang berkaitan dengan beliau, seperti perangko, uang 50 ribuan yang bergambar Pak Harto, dll. laris manis dipasaran.
Pak Harto tidak hanya terkenal didalam negeri, tetapi juga dikancah Internasional tidak diragukan lagi. Banyak penghargaan PBB diberikan pada Bapak jenderal besar bintang lima ini,
termasuk pernah diberi kesempatan berpidato diacara sidang tahunan PBB, menerangkan sistem yang dipakai untuk menjadi negara suwasembada pangan. Ada sebuah cerita lucu, dikutip dari seseorang yang mengaku sering pergi keluar negeri, tentang bedanya ketika diluar negeri dulu dan sekarang. Kalau dulu ada orang yang tanya dari mana asal anda? Lalu kita jawab “dari Indonesia”, orang itu akan bertanya lagi sambil memastikan “Pak Harto ya?”,(sebab kalau dulu bilang Indonesia pasti tidak terlepas dari Pak Harto). Kalau sekarang ada yang tanya dari mana asal anda? Lalu kita jawab “dari Indonesia”, pasti orang itu akan menebak dan berkata; “TKI ya??”(karena sekarang lebih terkenal Tenaga Kerja Indonesia dari pada presidennya). ha2...Selamat jalan bapak pembangunan, selamat jalan jenderal besar, selamat jalan pahlawan bangsa guru bangsa, semoga engkau bisa tenang dan bahagia diterima disisiNya, kami yang engkau tinggalkan hanya bisa berdoa, mengenang, dan tidak akan pernah melupakan jasa-jasamu.
catatan :
Taufiq
:
06.06.00
1 komentar
label:
kilasan
Senin, 31 Desember 2007
Libur..libur..libur..dan libur..
Tiada pekan tanpa tanggal merah dalam waktu 4 minggu berturut-turut, belum lagi ada tradisi yang ahir-ahir ini populer yaitu libur cuti bersama tiap kali perayaan hari besar keagamaan. Ada satu lagi istilah yang juga populer tapi tidak resmi, apalagi kalau bukan Hari kecepit hari aktif diantara 2 tanggal merah, meskipun tidak resmi libur, tapi atas kesepakatan bersama biasanya ikut libur juga.
Wah jadi liburan hampir 1 bulan ni..
Kalau bagi mereka wiraswasta, pedagang, atau juga pengangguran seperti yang nulis ini, tanggal merah atau hitam atau hijau atau kuning atau lainnya (kalau ada), sama saja, mau libur mau enggak gak pengaruh. Tetapi bagi mereka pelajar/mahasiswa atau pegawai hal ini mungkin sangat ditunggu-tunggu, jarang ada kesempatan seperti ini, dapat diskon kortingan hari banyak sekali. Waw..libur panjang ni critanya……??
"SELAMAT BERLIBUR………^_^ "
catatan :
Taufiq
:
11.01.00
0
komentar
label:
kilasan
Selasa, 25 Desember 2007
IBU
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuu…ku sayang masih terus berjalan
Walau tlapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu kumembalas ibu…, ibu…
Ingin kudekap dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do’a do’a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas ibu…, ibu…
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuu…ku sayang masih terus berjalan
Walau tlapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu kumembalas ibu…, ibu…
(cpt.Iwan Fals)
Apakah hanya pada saat tgl 22 Desember saja kita ingat jasa2 Ibu?
Apa yang sudah kita persembahkan untuk Ibu?
Bisakah kita membalas semua jasa-jasa Ibu?
Ingatkah kita bahwa surga ada ditelapak kaki Ibu?
"Ibu..Ibu..Ibu….Maafkanlah anakmu ini
jika belum bisa menjadi seperti apa yang engkau harapkan…"
catatan :
Taufiq
:
14.58.00
0
komentar
label:
kilasan
Selasa, 13 November 2007
“PAHLAWAN”, apa yang ada di pikiran kita?
Di Republik ini ada banyak macam pahlawan, ada pahlawan nasional, pahlawan revolusi, pahlawan ampera, dan pahlawan2 yang lain, yang dikenal atau tak dikenal, jasadnya terbaring di seluruh taman makam pahlawan dibumi pertiwi. Kepahlawanan mereka ditentukan oleh semangat dan jiwa pengabdian serta pengorbanan yang tulus demi kejayaan nusa dan bangsa. Istilah jawanya “sepi ing pamrih rame ing gawe”, bukan sebaliknya “sepi ing gawe rame ing pamrih” atau yang lebih dikenal sebagai “pahlawan kesiangan”. Pahlawan bukanlah profesi, bukan jabatan atau pangkat, tapi sikap, sifat dan nilai kejuangan dan pengabdian yang didasari oleh rasa ihlas dan tulus untuk kepentingan yang besar diluar kepentingan pribadi atau golongannya. Untuk kepentingan manusia dan kemanusian dalam arti luas dan luhur.
Yang menjadi persoalan saat ini apakah kita sudah mampu meneruskan cita2 atau paling tidak memberi penghormatan untuk jasa2 para pahlawan?. Dalam prakteknya di kehidupan berbangsa kita ada pahlawan yang diakui, mendapat SK serta mendapat tunjangan, diberi nama pahlawan nasional. Ada juga pahlawan yang hanya diakui saja tanpa mendapat santunan atau tunjangan, kurang diperhatikan kelangsungan hidupnya, seperti yang dialami oleh pengawal pribadi jenderal besar sudirman diTulungagung. Ada juga bahkan yang tidak mendapat SK apalagi tunjangan, dengan alasan hanya karena keluarga atau ahli warisnya tidak mendaftarkan yang bersangkutan sebagai pahlawan, sedangkan jelas2 yang bersangkutan adalah salah satu orang yang berjasa berjuang mati2an membela tanah air dari pendudukan penjajah asing.
Bagaimanakah mestinya menghormati para pahlawan pejuang kita?, apa seperti yang dilakukan digerbang masuk Kota Malang dari arah Surabaya; disitu ada monumen patung pahlawan, pada tgl 10 November dicat diperindah!?. Atau diadakan upacara bendera pada hari pahlawan? Atau kalau tidak, mengadakan konser panggung memperingati 10 November? Atau yang lain?.. Kalau masalah kelangsungan hidup mantan pejuang dan keluarganya, itu lebih pada tugas mereka yang ada disana/ yang mengaku para pemimpin bangsa. Tetapi untuk kita sebagai rakyat jelata yang tak bisa berbuat apa2, bagaimanapun berkewajiban meneruskan cita2 harapan para pahlawan pendahulu, pendiri Republik ini, untuk membangun dan memajukan bangsa tercinta Indonesia. sudahkah kita lakukan??...
catatan :
Taufiq
:
21.00.00
0
komentar
label:
kilasan
Rabu, 03 Oktober 2007
Berkah puasa
Kalu kita datang ke masjid 15menit sebelum tiba saat adzan magrib, pasti kita diberi sejumlah makanan kecil seperti kurma, buah-buahan, atau makanan ringan lainnya, untuk takjil pembuka menandai diahiri menahan makan minum seharian. Takjil ini dibagikan pada siapapun mereka yang saat itu ada, meskipun kita tidak kenal atau sebagai pendatang yang kebetulan mampir, juga tidak luput dari pembagian.
Setelah sholat maghrib berjamaah selesai, makanan bungkusan dibagikan, berupa nasi dengan lauk beraneka ragam, mungkin bungkusan satu dengan yang lain tidak sama, karena memang makanan-makanan itu hasil sedekah dari beberapa jamaah masjid, bukan dari satu orang.
Terkadang momen-momen seperti ini sangat ditunggu oleh mereka yang memang sengaja datang ke masjid tiap harinya untuk mencari sedekah. Maklum saja banyak dari mereka adalah orang-orang yang hidup dalam kekurangan. Itulah salah satu kelebihan dari bulan puasa, bagi kita yang merasa mampu dapat memperbanyak amal dan sedekah dibulan penuh rahmat ini, dengan harapan bisa mendapat berkah dan ampunan dari yang Kuasa. Bagi mereka yang sehari-hari tidak bisa menikmati hidangan yang layak, dibulan ini mereka sangatlah terbantu.
Ahir kata semoga amal ibadah kita bisa diterima disisiNya, Amin.....
catatan :
Taufiq
:
14.31.00
2
komentar
label:
kilasan
Selasa, 18 September 2007
Pak polisi juga jualan takjil??
catatan :
Taufiq
:
15.25.00
0
komentar
label:
kilasan
Takjil gratis
Seperti kita katahui bersama takjil adalah istilah untuk menyebut makanan pembuka ketika berbuka puasa, makanan itu bisa berupa kurma, buah2an, aneka minuman atau makanan ringan lainnya. Setiap kali bulan puasa datang, para pedagang musiman slalu tidak pernah ketinggalan menjajakan makanan atau minuman takjil dipinggir-pinggir jalan menjelang berbuka, tak terkecuali di kota Malang ini. Pada sore hari di jalan2 tertentu di kota Malang sudah bisa dipastikan macet, karena saking banyaknya pembeli yang datang untuk sekedar mecari takjil.
Entah sudah menjadi budaya atau bagaimana, yang jelas(pengalaman pribadi ni), ketika jalan2 ingin melihat dan mencoba gimana sih rasanya takjil yang dijajakan itu?. Sesampainya disalah satu jalan besar di kota ini yang terkenal dengan takjilnya, aku tak menyangka, WAHH.. ternyata macet total, padahal jalanannya cukup lebar, terdiri dari dua jaur arah yang terpisah, kalau hari2 biasa kendaraan disini selalu kebut2an saking sepinya. Tapi hari ini berbeda tidak seperti biasanya, banyak orang yang bergerumul di pinggir jalan sanpai hampir ke tengah, itulah pembeli takjil yang tiap sore hari selama bulan puasa memenuhi jalan2 dimana ada penjual takjilnya. Sehingga terkadang sampai menyebabkan antrian kendaraan cukup panjang.
Yang tak kalah menyedot perhatian orang lewat, ketika aku lihat seberang jalan, dijalan yang berlawanan arah, disitu agak mendingan sepi, tapi di pinggir tetap saja banyak orang. Dengan membawa papan bertulisan, seperti mau demo, berusaha menghentikan kendaraan yang lalu lalang. Tulisan di papan bermacam-macam, bubur kacang ijo, es campur, es buah, es dawet, es degan dll. “oO ternyata bukan demo, tapi penjual takjil mempromosikan jualannya”pikirku dalam hati. Disini kekuatan Iman sangat di uji betapa tidak, para pembawa tulisan yang hampir semuanya adalah cewek, ada sebagian yang berpakaian, “maaf”, kurang sopan, super ketat dan…aduh gak bisa dibayangkan lagi “Astaghfirrullah….puasa rek..!!”. Kalau pandangan pertama mungkin anugerah asal jangan diteruskan, tetapi kalau diulang-ulang dan keterusan ‘kan bisa membatalkan puasa, sama aja dengan TAKJIL GRATIS dong. Tapi tentu saja puasanya ditrima atau gak WAllahu a'lam....
catatan :
Taufiq
:
15.14.00
0
komentar
label:
kilasan









